Label

Senin, 24 Agustus 2015

DR. IBRAHIM ELFIKY, MAESTRO MOTIVATOR MUSLIM DUNIA

“Media Amerika dan Kanada menjulukinya Pembicara Terbaik Dunia.”
Dalam dunia motivasi, Islam memang ketinggalan dengan Barat. Mereka tidak saja aktif dalam berbicara dari seminar ke seminar atau dari panggung ke panggung, tapi juga dari satu televisi ke televisi yang lain. Untuk saat sekarang, mungkin kita lebih mengenal sosok Stephen Covey, Zig Ziglar, Glenn Van Ekeren, Reggie Leach, dan sebagainya.
Rasa-rasanya, jarang sekali motivator muslim yang terkenal di dunia (mungkin karena saya tidak tahu banyak soal ini). Saya hanya sedikit mengenal sosok Dr. Layyinah al-Himshi, motivator muslimah kelas dunia dari Damaskus. Dia juga seorang profesor perbandingan mazhab fikih dan perbandingan agama di Majma’ Syekh Ahmad Kuftaro Damaskus.
Di Indonesia sendiri kita kenal sosok Mario Teguh, Jamil Azzaini, Nanang Qosim Yusuf (Naqoy), Yudi Faisal dan sebagainya. Mereka adalah motivator-mativator muslim yang masuk kategori kelas kakap atau high class di Indonesia. Atau dalam dunia hiburan, mereka punya “kualitas VIP”.
Tapi, sebagai muslim, kita tetap harus bangga karena masih memiliki seorang motivator kelas dunia yang telah diakui di Barat. Media Amerika dan Kanada menjulukinya sebagai “Pembicara Terbaik Dunia”. Meski begitu, saya sulit sekali mencari sumber yang cukup lengkap tentang sosoknya, meski itu dalam bahasa Inggris sekalipun. Sedikit sekali media yang mengupas tentang dirinya. Kalaupun ada, hanya singkat sekali.
Namanya adalah Dr. Ibrahim Elfiky. Beliau adalah warga negara Kanada yang berimigrasi dari Mesir. Elfiky muda adalah seorang atlit tenis meja dan pernah tampil dalam pertandingan internasional di Jerman Barat pada tahun 1969. Setelah lulus dari sekolah perhotelan, beliau migrasi ke Kanada dan bekerja di sebuah restoran sebagai pencuci piring. Berbagai pekerjaan pun dilakukannya untuk bisa bertahan hidup di Kanada termasuk juga menjadi penjaga malam. Sampai akhirnya dia berhasil menapaki karir sebagai manajer hotel.
Kini, Dr. Ibrahim Elfiky adalah pendiri dan ketua dewan komisaris beberapa perusahaan berskala internasional, antara lain: Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kanada (CTCHD); Pusat Kekuatan Potensi Manusia di Kanada (CTCPHE); Pusat Anestesi dengan Sugesti di Kanada (CTCH); dan Pusat Pemprograman Bahasa Saraf di Kanada (CTCNLP).

Selain meraih gelar doktor di bidang metafisika dari Universitas Los Angeles, Dr. Elfiky juga meraih 23 gelar diploma dari beberapa lembaga papan atas di bidang pengembangan Sumber Daya Manusia, Manajemen, dan Marketing serta diakui sebagai penyusun dan peletak dasar ilmu Neuro Conditioning Dynamic (NCDTM) dan ilmu Power Human EnergyTM (PHETM).

Di sela-sela kesibukannya sebagai direktur utama beberapa hotel bintang lima di Montreal, Kanada, Dr. Elfiky aktif menjadi trainer handal di bidang pengembangan Sumber Daya Manusia pada beberapa perusahaan dan yayasan di Québec, Kanada. Ia telah melatih lebih dari 700.000 orang melalui seminar dan pelatihan yang digelar di seluruh dunia dengan tiga bahasa: Inggris, Prancis, dan Arab.

Karya tulisnya telah diterjemahkan ke dalam lima bahasa (Inggris, Prancis, Arab, Kurdi, dan Indonesia), dan terjual jutaan eksemplar di dunia.

Pahlawan bagi Mesir dalam perlombaan tenis meja di Jerman Barat tahun 1969 itu memiliki seorang istri bernama Âmâl dan dua putri kembarnya, yaitu Nancy dan Nermine, berikut dua cucunya: Malik dan Ziyad.

Beliau meninggal pada hari Jum'at pagi, 10 Februari 2012.


Kata-Kata Bijak

Banyak sekali kata-kata bijak Dr. Ibrahim Elfiky yang saya anggap luar biasa. Salah satunya, “Jika Tuhan menutup satu pintu, maka Tuhan akan membuka pintu yang lain.” Ini artinya apa? Artinya bahwa banyak jalan menuju roma. Banyak jalan menuju kesuksesan. Jika Anda gagal dalam satu kesempatan, di kesempatan yang lain Anda pasti berhasil. Jika Anda gagal pada satu bidang usaha, mungkin di usaha lain Anda akan berhasil. Dengan kata lain, pintu keberhasilan itu tidak saja satu, tapi banyak.

Untuk menguatkan pendapatnya itu, Dr. Ibrahim Elfiky pun mengatakan hal yang sama di kesempatan yang lain, “Kadang-kadang Allah menutup pintu yang ada di depan kita, lalu dia membuka pintu lain yang lebih baik. Namun, kebanyakan manusia menyia-nyiakan waktu, konsentrasi, dan tenaga untuk memandangi pintu yang tertutup daripada menyambut pintu yang terbuka di hadapannya.”

Dengan kata lain, banyak orang yang hanya fokus pada satu masalah. Padahal, masalah itu yang membuatnya terpuruk dan terpenjara dalam segala persoalan. Seolah tidak ada jalan lain untuk bisa membuatnya terbebas dari belenggu. Caranya, harus keluar dari masalah itu dan cari jalan lain sebagai bentuk penyelesaian.

Ketika berbicara tentang takdir manusia, tepatnya saat menafsirkan sebuah ayat dalam Al-Quran yang berbunyi, “Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”, Dr. Ibrahim Elfiky mengatakan, “Tuhan sudah sangat jelas memberikan rambu-rambu betapa nasib seseorang tergantung dari usahanya. Untuk mengubah nasib harus dimulai dengan mengubah kebiasaan. Untuk bisa mengubah kebiasaan dimulai dengan mengubah pola pikir. Jadi ubah pola pikir.”

Dr. Ibrahim Elfiky memang terkenal dengan cara pandangnya soal berpikir positif. Karena itu, ia pun menelurkan karya berjudul Terapi Berpikir Positif yang terbit pada Maret 2009. Buku ini menjelaskan tentang pentingnya kita untuk berpikir positif. Sebab, berpikir positif merupakan kekuatan yang tiada terbatas.

Beliau juga pernah mengatakan, “Jika kita bijaksana dalam menghadapi tantangan, maka tantangan itu akan berubah menjadi keterampilan dan keahlian yang “bisa” kita dapatkan dalam perjalanan menuju puncak. Jika orang lain “bisa” mewujudkan impian mereka, maka Anda pun juga “bisa” seperti mereka, bahkan “bisa” lebih baik lagi.”

Di sini Ibrahim Elfiky menekankan pentingnya untuk berpikir bijaksana. Dengan berpikir seperti ini, tantangan apapun yang kita hadapi akan bisa kita atasi dan berubah menjadi salah satu sumber kekuatan kita. Satu lagi, Anda juga harus punya keyakinan yang kuat akan kemampuan Anda sendiri. Anda harus percaya diri bahwa Anda mampu. Kuncinya sederhana, “Jika mereka mampu kenapa Anda tidak.”

Sementara soal cita-cita, Ibrahim Elfiky menekankan pentingnya seseorang untuk memiliki cita-cita. Dengan memilikinya, Anda akan punya terget. Dengan adanya target, Anda akan bekerja keras untuk meraihnya. “Pribadi yang sukses mengetahui bahwa cita-cita adalah fondasi kemajuan. Tanpa adanya cita-cita, segala sesuatu akan terhenti. Tanpa tindakan dan kegigihan, maka kemajuan tidak akan pernah terjadi. Karena itu, pribadi yang sukses selalu berusaha keras dalam meraih cita-cita dan menghadapi tantangan hidup,” ujar Dr. Ibrahm Elfiky.

Di lain kesempatan, Dr. Ibrahim Elfiky menguatkan pendapatnya itu dengan kalimat, "Orang-orang sukses itu takkan pernah mundur; sementara orang-orang yang mundur, mereka takkan pernah sukses. Anda tak akan pernah gagal, kecuali anda menghentikan usaha yang sedang Anda lakukan. Kunci sukses adalah pantang menyerah. Maka, bulatkanlah tekad Anda untuk mewujudkan impian Anda!”

Jadi, yang membuat Anda gagal adalah ketika Anda berhenti berusaha. Selama Anda pantang menyerah dan bekerja keras untuk terus melakukannya, suatu ketika kesuksesan itu akan Anda dapatkan. Karena itu, selama Anda bekerja sebenarnya tidak ada kata gagal dalam hidup itu.

Selain buku Terapi Berpikir Positif, Dr. Ibrahim Elfiky juga melahirkan beberapa karya yang sangat bermanfaat seperti Jangan Tunda untuk Sejahtera (Januari 2010), Dahsyatnya Berperasaan Positif (Agustus 2010), Personal Power (Januari 2011), Memperbaiki Nasib (Juni 2011), Excellent Life (Juni 2013), dan Rahasia Kekuatan Pribadi (Mei 2014).

Dari sekian buku itu, baiklah saya kutip sekilas saja dari buku terakhirnya yang berjudul Rahasia Kekuatan Pribadi (2014). Dalam buku ini, Elfiky menginformasikan bahwa ”kita itu Hebat”. Tinggallah bagaimana kita mengeksplorasi semua potensi yang ada dalam diri. Menurutnya, jauh di dalam diri kita ada suatu kekuatan emas yang tengah menunggu kita untuk menemukan dan menggunakan kekuatan itu.

Persis dalam kisah Budha Emas. Beberapa ratus tahun silam, angkatan bersenjata Birma hendak menyerbu Tailand di China. Menyadari negerinya akan segera diserang, para biksu Siam melindungi patung Budha Emas. Lalu mereka melapisinya dengan tanah lempung agar harta paling berharga mereka itu terjaga dari para penyerang.

Patung Budha Emas yang amat berharga itu tersembunyi selama berabad-abad, terbungkus tanah lempung sampai seseorang secara tidak sengaja menemukannya. Budha Emas itu diibaratkan kita dan juga manusia lainnya. Dalam diri kita sesungguhnya ada raksasa emas yang sangat berharga yang menunggu untuk dapat bersinar.

Menurut Elfiky, salah satu contoh dari beberapa gambaran mengenai kehebatan emas yang kita miliki adalah mata. Kita memiliki mata yang bisa membedakan lebih dari 20 juta warna dalam sekejap, jauh lebih canggih ketimbang kamera Polaroid yang luar biasa itu, untuk mengembangkan satu warna saja dibutuhkan waktu satu jam penuh.

Demikian sekilas tentang Dr. Ibrahim Elfiky, buah pemikiran dan karyanya. Dengan munculnya beliau dalam industri motivasi dunia, hal itu membanggakan kita sebagai seorang muslim. Berharap akan muncul motivator-motivator muslim kelas dunia lainnya.



2 komentar: